Rabu, 24 Maret 2010

masa itu


berapa umurmu sekarang? apakah kau merasa orang yang paling hebat? apa kau merasa kamu dapat berdiri sendiri? mari kita kembali ke dimana semua tidak seperti yang kau bayangkan, dimana kau adalah makhluk paling lemah.

ketika lahir,
kau rapuh, bahkan dinginnya udara dapat membunuhmu. tidak ada hal yang dapat kau lakukan, dan kedua orang tuamu, mereka memberimu kehangatan lewat dekapan dan kasih sayangnya. ingatkah apa yang kamu lakukan saat itu? kau membalasnya dengan tangis tanpa kenal waktu.

ketika balita,
banyak hal yang kau pelajari. bagaimana berbicara, bagaimana melangkah, dan bagaimana berbagi. kedua orang tuamu, merekalah yang menjadi guru terbaikmu. bukan hanya dua jam mereka mengajarimu dalam kelas kehidupan, tapi sepanjang usia mereka. mereka menjagaimu agar tak terluka kamu dan mencegah kalau-kalau kau berlaku buruk. ingatkah apa yang kau lakukan? kau berlari dari mereka ketika kau dapat berlari, kau marah pada mereka ketika kau dapat berbicara, kau tinggalkan mereka.

ketika anak-anak,
kau mulai bergaul dan menemukan teman baru, kau semakin banyak belajar dan mengenal dunia luar. orang tuamu, mereka menasehatimu dan memilihkan apa yang baik untukmu. ingatkah apa yang kau lakukan? kau merasa telah mempelajari banyak hal dan berkata, aku lebih tahu dari kalian.

ketika remaja,
kau mulai jatuh cinta. kau terjebak asmara. kau mulai bergaul dengan banyak orang. ketika orang tuamu berkata, sabarlah nak, ada banyak kesempatan untuk itu. kau berkata mengapa kalian begitu kolot? ketika orang tuamu berkata, hati-hati akan apa yang kau pilih, nak. kau menghardik dan berkata mengapa kalian tidak tahu kebutuhanku?

ketika menjadi seorang pemuda,
kau merasa hebat dan memutuskan memilih jalanmu sendiri. kau lupa bahkan mungkin tidak pernah memikirkan apa yang mereka perbuat bagi dirimu. kau anggap pencapaianmu adalah usahamu. kau merasa hebat. kau lupa ada tempat untuk pulang ketika kau mendapat masalah besar. kau lupa ada tempat untuk berbagi ketika kau terluka. kau merasa dapat lakukan semua sendirian. orang tuamu? mereka tidak pernah meninggalkan engkau. mereka selalu mengingat engkau dalam tiap doanya. mereka menghubungi engkau hanya untuk tahu apa kabarmu. mereka selalu ada.

pernahkah kau memikirkan itu? apa yang mereka perbuat untukmu lebih daripada apa yang kau perbuat bagi mereka. kau merengek ketika mereka meminta usahamu. ketahuilah, mereka tegar ketika kau menuntut banyak dari mereka. kau mengharuskan mereka menjadi orang tua yang terbaik lewat tangis sakit hatimu, namun apakah kau sadar, ketika mereka tahu kau tak bisa jadi yang terbaik bagi mereka, mereka akan selalu bangga untuk berkata "dia anak ku!"

pernahkah kau bayangkan jika suatu hari kau mendapat kabar bahwa orang tuamu pergi meninggalkanmu untuk selamanya tanpa sempat kau berterimakasih atas semua pengorbanan mereka? apa yang akan kau lakukan saat itu? menangiskah? semua telah terlambat jika itu terjadi.

ketika Tuhan menempatkan engkau di dunia, Ia tahu kau tak akan dapat melangkah sendirian, maka Ia menempatkan engkau di sisi kedua orang tuamu. bukan untuk kau maki layaknya atasan pada bawahan, bukan untuk kau suruh layaknya tuan pada pembantu, namun untuk kau taati dan kau hormati. untuk kau sayangi dan kau hargai.

dirimu tidak akan menjadi seorang hebat tanpa orang tua yang selalu mendukung dibelakang, menyemangati, dan memberikan contoh. berterimakasih lah pada mereka. atas apa yang mereka telah kerjakan dalam hidupmu. atas pelajaran yang begitu berharga dalam hatimu. atas cinta yang kau dapat.

semua belum terlambat sekarang, jangan tunggu hingga waktu pisahkan kalian. ingatlah masa itu..

Tidak ada komentar: