Sabtu, 27 Agustus 2011

kau tak akan pernah puas

kapan manusia merasa puas? kapan ia merasa cukup? jawabannya tidak akan pernah. ada banyak alasan bagi seseorang untuk mencari sesuatu yang dianggapnya lebih baik, pada hal mungkin ia telah mendapatkan sesuatu yang baik.

saat kau mendapat sesuatu, bersyukurlah atas apa yang kau dapat. berterima kasihlah untuk itu. satu hari kau akan merasa tidak puas, itu wajar, namun itu bukan jadi alasan bagimu untuk mencari sesuatu yang lebih baik. orang yang tidak pernah puas seperti seorang yang sudah makan kenyang lewat di depan pesta perkawinan dan memutuskan untuk masuk ke dalam untuk makan lagi.

apa yang terjadi? ia akan merasa puas, namun kepuasannya semu, sebab mungkin disaat itu juga ia merasa sakit perut. mungkin disaat itu juga ia merasa mual. ketika kau tidak puas dengan keadaan mu sekarang dan kau mencari pelampiasan di luar hidupmu, hal itu seperti kau sedang menyalakan sebatang korek api untuk menghangatkan badan.

saat itu kau akan merasa api yang dihasilkan kurang besar untuk menghangatkanmu, maka kau ambil sebatang kayu dan mulai membakarnya, namun kau merasa belum puas, hingga akhirnya ketika kau sadar, seluruh hutan sudah terbakar dan yang dapat kau lakukan hanyalah menyesalinya.

apakah itu artinya saya tidak boleh merasa tidak puas? manusia tidak akan dapat mengontrol rasa puasnya sampai tuntas seperti mengontrol rasa laparnya. kita makan, namun satu hari kita akan merasa lapar lagi. manusia hanya dapat membatasi ketidak-puasannya. kita diberi kontrol penuh pada hidup kita, maka gunakan untuk mensyukuri apa yang ada. bila masih ada perasaan tidak puas, lakukan apa yang kau bisa untuk memperbaikinya, bukan mencari pelampiasan untuk memuaskannya.

Tidak ada komentar: