Selasa, 27 Desember 2011

ada apa setelah hujan?


seperti pelangi sehabis hujan. ini adalah potongan lirik lagu yang cukup mengispirasi saya. ya, meraka bilang selalu ada pelangi sehabis hujan. selalu ada hal baik setelah yang jahat. selalu ada yang menyenangkan setelah kesedihan. masih dalam suasana natal, saya mau mengajak kita semua kembali merenungkan dan memaknai natal dengan baik. apakah natal kali ini benar-benar jadi pelangi indah dalam hidup saudara?

kita lihat dari apa yang benar-benar saya alami. saya sangat jarang melihat pelangi sehabis hujan. lebih parah yang saya lihat adalah banjir dan bencana lain yang menyertai hujan. maka mungkin kita perlu mempertanyakan isi lagu tadi, benarkah ada pelangi setelah hujan? atau jangan-jangan hanya banjir yang datang? ini berarti ketika saya mencoba menyelesaikan beban berat, bukan kelegaan (baca : pelangi) yang saya dapat tapi masalah yang lebih besar (baca : banjir) saya hadapi.

sekarang kita coba merenungkan lebih dalam lagi. jauh lebih intim lagi. seberapa banyak kita mendapat pelangi dalam hidup kita? seberapa banyak masalah kita akhiri dengan senyuman tanpa "banjir" menyertai kita? jika jawaban anda adalah "jarang" atau "tidak pernah" maka mungkin kita harus lihat kisah nuh. di cobai dengan hujan selama 40 hari 40 malam, banjir memenuhi bumi seluruh permukaan bumi, dan rasa putus asa. apa yang didapati nuh? pada akhirnya tetap ada pelangi untuknya.

maka ada hal yang perlu kita pastikan jika kita ingin melihat pelangi di tiap akhir dari pergumulan. pertama bahwa hujan yang berhenti bukan akhir dari masalahmu. kita tetap harus waspada akan bahaya dan masalah lain yang datang atau mungkin kita bisa menyebutnya dengan istilah banjir. jika kita hanya mempersiapkan diri pada bagaimana menanggulangi masalah, maka mungkin kita akan kecewa sebab saat masalah selesai kadang ada masalah lain yang mengekor.

kedua, pelangi tidak tercipta dengan sendirinya. kita butuh matahari. pertanyaannya sudahkah kita mencari matahari itu dalam hidup kita? atau makin hari kita makin jauh dari sang empunya hidup? seberapa dekat anda dengan Dia? jika hari ini kita masih merasakan kehampaan hidup dan pelangi tidak pernah kita temui, mungkin masalahnya karena kita kurang tekun dalam mengikutinya.

apa itu tekun? bukan hanya dengan rajin pelayanan dan absen di rumah ibadah. bukan hanya dengan mengamalkan talenta yang dimiliki. namun lebih dari itu bagaimana kita memaknai hubungan dengan Dia. bagaimana kita menyadari dalam tiap tarik dan hembus nafas kita Dialah yang memiliki kuasa.

maka mungkin kali ini kita harus kembali memaknai diri. apakah benar spirit natal sudah saya miliki? natal tidak sekedar kelahiran sang Juru Selamat bagi kita umat nasrani, natal adalah penggenapan janji. natal adalah bukti bahwa mentari itu bersinar dan akan membawa pelangi bagi kita yang menemukannya.

tak peduli apakah hujan badai dan banjir bandang yang menerpa hidupmu, namun selama kau memiliki matahari itu dalam hidupmu, setelah hujan dan banjir akan selalu datang pelangi. 


selamat natal Tuhan Yesus memberkati!!

Tidak ada komentar: